| Sudah seminggu lebih, misteri hilangnya pesawat ADAM Air dengan nomor penerbangan KI-574 belum juga terpecahkan. Berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah, masyarakat serta pihak-pihak dari luar negeri. Dari berbagai macam upaya tersebut, ada satu usulan upaya untuk meminta bantuan satelit Keyhole milik Amerika Serikat seperti yang dikutip Republika Online, Antara News, Media Indonesia Online dan sederet media offline lainnya. |
Liat di MetroTV tadi malam Roy Suryo juga bilang bahwa satelit Keyhole (KH-11) masa kerjanya sudah selesai tahun 1995, namun sebenarnya satelit ini masih mengorbit dan pada saat ini (red: apa pas kejadian? -CMIIW), setelit ini berada di atas Indonesia sambil menunjukkan contoh image hasil jepreten si Keyhole.
Menurut kutipan-kutipan di atas, bahwa satelit Keyhole tersebut merupakan satelit intelijen Amerika Serikat dengan kemampuan IFF (Identification Friend or Foe) sehingga bisa mendeteksi/memonitor semua jenis transportasi termasuk pesawat terbang di seluruh dunia. Wow! What a technology! Orang awam seperti saya mungkin cuman bisa berdecak kagum mendengar teknologi ini. It’s totally beyond of my knowledge. Tapi teteup… penasaran, apa sih IFF itu? Keyhole? Kok bisa tau posisi satelit intelijen Amerika? Orbitnya seperti apa sih? (more…)
Selasa, 13 Maret 2007 at 4:14
Yang jelas… bukan Roy Suryo yang nemuin tuh pesawat bermasalah.
Kamis, 15 Maret 2007 at 1:31
Saya juga agak bingung waktu mendengarkannya …
Senin, 23 April 2007 at 11:55
Om Roy…Saya rasa bangsa ini lebih seneng mencari tuh pesawat dengan bantuan Ki Joko Bodo, Mama Lorens,Ki Gendeng Pamungkas dll daripada harus pakai technology satelit…He he he…wake up wake up !!!
Kamis, 31 Januari 2008 at 12:57
bagus juga artikelnya. buat nambah ilmu pengetahun orang-orang bodoh hehehehe:)
Rabu, 5 Maret 2008 at 9:42
Kapan Indonesia menggunakan satelit yang tentunya racik sendiri, selain bisa bantu negara kita saat mengalami kesulitan waktu cari bangkai pesawat or juga bantu negara dari mata – mata luar angkasa tadi.